Tampilkan postingan dengan label OC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OC. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Februari 2012

Do You Know Me (1TYM)

Aku lagi enak2 tiduran di kos, tiba2 dapet cerita begini dan... TUING!  Bener2 langsung muncul begitu aja!  Heran juga sih.  Kok aku bisa kepikiran pengen bikin cerita yang begini sadisnya (bagiku sih sadis) -_- Saya kan inosen~ (?) Hahaha.  Kali ini tokohnya anak2 1TYM woohoo~~ Silakan dibaca ya~ FF nya berdasarkan MV “Niga Nal Areo”-nya 1TYM.  Kalo kurang sadis maafkanlah (??) MV nya juga kurang sadis kok (????)



Title  :  Do You Know Me?
Rating  :  PG-17
Genre  :  Violence
Cast  :  1TYM members, Kang Yeongsoo (OC), Shim Mirae (OC) [Cuma numpang nama (?)]
Summary  :  Yeongsoo akan selalu menyesali pertemuannya dengan Teddy seumur hidupnya.  Dia tidak akan pernah mau bertemu dengan Teddy jika bertemu dengan Teddy itu berarti akhir dari hidupnya.
A/N  :  bacanya sambil dengerin/nonton MV nya Niga Nal Areo (Do You Know Me?) nya 1TYM deh cobain! XD (??)

“Kau jangan pernah mau berpacaran dengan Mirae!”

“Memangnya kenapa?”

“Kau tidak tahu?!  Dia itu dewi kematian!  Setiap orang yang kencan dengannya, pasti akan mati mengenaskan!  Tak ada yang tahu apa yang terjadi, tapi Yeongsoo-ah, jangan pernah berpacaran dengannya!  Aku sudah memperingatkanmu!  Sudah ada 3 orang yang mati karena mereka kencan dengannya!”

* * *

Teddy menghampiri seorang pemuda yang tengah duduk di sebuah cafe, dengan tenang menyeruput espresso-nya.  Teddy berdiri di depannya dan tersenyum.  Pemuda itu bingung dibuatnya.

“Bolehkah aku duduk disini?  Cafe ini memang sepi dan banyak tempat yang kosong, tapi aku benar-benar tidak suka jika harus duduk sendirian.” kata Teddy sambil tersenyum.  Pemuda itu juga mengeluarkan senyumnya dan meletakkan gelasnya.

“Tentu.  Silakan.” sahutnya.  Teddy menarik kursinya dan duduk di depannya.

“Terima kasih.  Ah, namaku Park Hongjun, tapi teman-temanku selalu memanggilku Ted atau Teddy.  Dan kau?” tanya Teddy.

“Aku Kang Yeongsoo.” kata pemuda itu.


“Tunggu sebentar. Kau pacar Shim Mirae?!  Kau sekarang bekerja di toko X itu kan?!” tanya Teddy dengan nada setengah tidak percaya.

Kamis, 09 Februari 2012

That's You

Oke ini saya baru ngubek-ubek file lama dan ternyata nemu fanfic aneh ini. -_- Post gak ya?

Post ajadeh biar penuh ini blog (?) Hahaha saya nggak akan menanggung akibatnya kalau Anda pingsan begitu membaca 1 kalimat di fanfic ini #okelebai

Yang baca harap komen. Karena nggak kasih komen itu menghancurkan hati saya (?)



Title: That's You

Pairing: TOP-Rae Ah (OC)

Characters: BIGBANG, Kim Rae Ah

Summary: Siapa sebenernya Kim Rae Ah? Mengapa Seunghyun mengenalinya, sedangkan Rae Ah bahkan tidak mengenalinya sama sekali?

A/N: GAJE KUADRAT. Segala akibat yang ditimbulkan dari membaca fanfic ini bukanlah kesalahan author. Bila akibat berlanjut hubungi dokter.


__________

"Tabi.." panggil seorang anak perempuan. Seorang anak lelaki menoleh.

"Hmm?" tanyanya. Anak perempuan itu menggenggam tangan anak lelaki yang dipanggil Tabi itu.

"Tabi jangan lupakan Ireya ya." kata anak perempuan yang memanggil dirinya dengan Ireya itu. Tabi mengacak rambut Ireya lalu dia mengulurkan jari kelingkingnya.

"Tabi janji Tabi tidak akan melupakan Ireya." kata Tabi. Ireya menyambut jari kelingking Tabi. Senyum terkembang di wajah Ireya dan Tabi. Tabi mencium pipi Ireya.

"Tabi pergi ya Ireya." kata Tabi. Ireya mengangguk kencang setelah ibu Tabi memanggil Tabi. Tabi berlari kecil menghampiri ibunya dan melambaikan tangannya pada Ireya. Ireya melambaikan tangannya juga pada Tabi, yang hari ini akan pindah jauh dari rumah Ireya.

* * *

12 years later...

"Seunghyuuuuunnn kembalikan iPod ku!" teriak Jiyong. Seunghyun berlari di koridor sekolahnya sambil tertawa layaknya anak kecil.

"Tangkap kalau bisa, lambat!" kata Seunghyun sambil mentertawakan Jiyong. Jiyong mempercepat larinya.

"Seungri!" teriak Jiyong. Sebuah kaki menyembul dari balik tembok dan dengan sukses kaki Seunghyun menghantam kaki itu dan membuatnya sukses melakukan lompat harimau juga. Seunghyun jatuh terguling. Dan otomatis iPod Jiyong terbang menggantikan burung yang tadi bertengger di dahan pohon. Beruntung, earphone nya menggantung di ranting dan ajaibnya itu tidak terjatuh.

"High five, bro!" kata Jiyong pada Seungri. Seunghyun memegangi kepalanya.

"Sialan kau!" Seunghyun mengutuk. Seungri dan Jiyong terus tertawa sampai Seunghyun menyadari sesuatu yang hilang dari tangannya....

Number 1 (Part 1)

Annyeong~ Makhluk pengangguran kembali lagi~ (?)
Ini saya nerusin fic yang dulu sempet terhenti hahahaha. Hhh entahlah ini bakal selese apa enggak. . ____ . Doakan saja~
Tapi ya sudah lah aku coba bikin aja. Just read, and leave your comment. It's a MUST.


Title: Number 1
Pairing: TOP-Hyejun (fictional)
Character: BIGBANG members, Kim Hyejun (fictional)
Summary:  Seunghyun selalu menjadi yang nomor dua. Tapi kali ini ia ingin menjadi yang nomor satu. Setidaknya di hati Hyejun.

__________ 

Seunghyun berlari sepanjang koridor sekolah, lalu dengan keras mendorong pintu hingga mengeluarkan bunyi berdebum --yang mungkin kalau dia punya jiwa dia akan mengeluarkan sumpah serapah pada Seunghyun ratusan kali karena hanya Seunghyun yang membuatnya membentur tembok dan cacat berulang kali.

BRAK!

“ARGH!  Kau lagi!” seru Seunghyun.  Seorang gadis

Beginning

Ini hanyalah keisengan belaka -3- Karena saya lagi demen sama Baekkyoung jadinya begini XD kkk~  Gapapalah iseng, asal gak merugikan orang lain XD
 
 
 
Sial.  Jungshin kurang ajar.  Dia pikir aku tidak tahu kalau dia mengencani Yoona?  Hah!  Jangan main-main!  Aku tak akan tinggal diam.  Besok aku akan putus dengannya.  Aku tidak keberatan meski kami sudah berpacaran selama 3 tahun.  Aku benci dia sekarang.

Aku memasukkan tanganku ke dalam saku jaketku.  Sial.  Kenapa hari ini benar-benar dingin?  Aku menyesal aku tidak membawa syalku tadi.  Anginnya benar-benar kencang.  Segelas cokelat hangat dan sepotong roti panggang sepertinya enak.

Handphoneku berbunyi, melantunkan sebuah lagu merdu dari Vamps.  Sebuah nama terpampang di layar.  Choi Seunghyun.  Dia kakakku.  Aku mengangkatnya.

"Ya?"

"Ah, Seogoon?  Sepertinya aku akan pulang terlambat.  Apa tidak apa-apa kau sendiri di rumah?" tanyanya.  Aku menyunggingkan senyumku.  Tak ada gunanya sebenarnya.  Kakakku tak akan bisa melihatnya.

"Tidak apa-apa.  Lagipula, ini bukan pertamakalinya, kan?  Kakak selalu pulang terlambat.  Ahaha."

"Jangan membuatku merasa berdosa, Seogoon-ah!" Aku bisa merasakan dia sedang mengerutkan alisnya sekarang.

"Hahaha.  Sudahlah, selesaikan pekerjaanmu dan cepat pulang.  Kalau tidak kau akan tidur di luar rumah hari ini." kataku.

"Baiklah, baik!  Yasudah, jaga dirimu Seogoon-ah!" Dia menutup telponnya.

Aku menghela nafasku.  Aku kembali sendirian?  Hebat sekali, sudah 1 bulan kakakku selalu pulang pagi.  Dan aku benar-benar mesara kesepian.  Aku hanya hidup berdua dengan kakakku.  Kalau kakakku tidak ada, bagaimana?

Sebuah bus berhenti tepat didepanku.